Showing posts with label Chitchat. Show all posts
Showing posts with label Chitchat. Show all posts

Sunday, September 27, 2015

Waw, amazing!

Ini hari pertamaku pergi mengejar mimpi dan cinta ku ke Jogja naik kereta api.
Agak takut memang, tapi this is my first time mudik naik kereta sendiriiiii. Hihihi
Aku naik kereta Kaligung jurusan Semarangponcol gerbong 2 kursi 2A. Keretaku berangkat tepat pukul 5.57 WIB.
Aku dengan lirih bertanya dengan "juru rel" gerbong mana yang akan aku naiki. Aku sungguh terlihat bingung dan kikuk saat itu. Hihihi kuper nih
Lalu aku menemukan gerbongku. Aku naik, dan......... Fiuh, ini aku duduk dimana? Ngek ngoooook
Aku tetep stay cool walaupun sebenarnya tidak tahu apa2. Oke oke... Ekonom 2/ 2A. Disetiap sisi kereta tertulis 17ABCD 6ABCD. Dan aku pun akhirnya tahu, oh kursiku masih lurus karena aku nomor 2A.
Taraaaaaaa.... Aku menemukan kursiku. Yeyeyeywyeye
Aku duduk, agak pusing sih tapi it's ok. AKU NYAMAN.
Kemudian kereta mulai jalan pelan. Kereta ku melaju melaju dan melaju. Huu sepertinya aku terpesona dengan pemandangan yang kulewati. Aku melewati hamparan sawah, pemukiman warga, jalan raya pantura dan pantai. Ya Allah.... Amazingnyaaaaa. Aku melihat pohon, para petani, warga yang sedang lari pagi, gubuk, dan kereta lain yang berpapasan dengan keretaku, wuuuuuuuuuuuz.
Eh ada Pak Inspektur memeriksa tiketku. Wah beliau rapi sekali, sama persis dengan yang ada di film2 kartun luar yang pernah ku tonton. Bapak Inspektur kereta berkumis.hehe
Hmmm.... Semakin lama cahaya matahari mulai menyelinap masuk melalui jendela kereta. 
Eh ada bukit..... Waw ternyata sepanjang jalan aku melewati pantai. 
Lebih banyak lagi yang ku lihat. Aku melihat burung, ilalang, perahu, nelayan dan jembatan.
Okay, nikmatMu memang selalu luar biasa ya Allah.
Pelajaran ku pagi ini, "semakin banyak yang kucoba, semakin banyak pula yang bisa ku lihat, ku rasa dan ku tahu. NEVER BE AFFRAID OF TRYING NEW THINGS."

#feelinggreatful
Be nice Pak Masinis :)

The story was written in 23 August, 2015.

Saturday, May 18, 2013

JOMBLO? It's Okay :)






Jomblo? Siapa takut :)

Banyak orang koar-koar kalau jomblo itu merana, galau, kesepian. Apa lagi...? Nggak gaul? Nggak sip? Nggak laku?
Hmmm... Saya rasa jomblo itu mengasyikkan. Kenapa saya bisa bilang begitu?

Friday, May 10, 2013

Does my name change? :o

'NOOR', yeah it's what my friends shout when they meet such creature like Faradita Shabrina(me) :-)

NOOR is my new nickname which is given by my charming lecturer, Miss Marni. 'NOOR' is created when Miss Marni asked me to answer the question that is related to critical thinking in reading. "NOOR, may be you can answer my question." She said. Ohhh God, "Have my parents ever changed my name?" I disputed.

Yeah...since that time, some of my friends call me 'NOOR'

Well....it is okay; even though people say that 'NOOR' is such "ndeso" name but I do like it.

Why do I like it? It is because I love the meaning of the word 'NOOR' itself.

'NOOR' means LIGHT. Wow... LIGHT means BRIGHT and BRIGHT means RIGHT. This is my positive thinking about my new nickname, which people say it "ndeso".

Of course, I also take hope from my new amazing name...

Allah SWT see that I am BRIGHT because I am a LIGHT so Allah SWT will drive me to the RIGHT side; that is my hope.


I would like to say thank you to my CRW 1 lecturer, Miss Marni, for giving me a new amazing nickname ^_^ Hihihihi

Friday, September 7, 2012

Tuhan, aku merindukannya

Malam ini begitu indah bukan? Ya, tentu saja, tetapi tidak untuk ku. Aku berada dalam ruangan bersama Ibu dan adikku, tetapi apa? Aku tetap merasa sendiri. Aku berada dalam ruangan yang terang akan cahaya lampu, tetapi apa? Aku tak bisa melihat apapun, gelap. Aku berada dalam ruangan yang penuh akan oksigen, tetapi apa? Aku tetap sulit untuk bernafas. Tubuh ini rasanya kaku, sulit sekali untuk menggerakkan tangan dan kaki ku. Dingin...Tebalnya selimut ini bahkan tak mampu menghangatkan ku. Ya Allah, apakah ini saat dimana aku harus tetap sabar dan sabar hingga ia kembali menyelimuti hatiku? Berat sekali rasanya. Terkadang aku bertanya pada diriku sendiri " Apakah dia juga sering memikirkan ku?". Satu sisi dihati ku berkata " Tidak, dia telah bahagia dengan hidupnya sendiri. Dia tak lagi memikirkan mu apalagi membutuhkan kehadiran mu. Dia sudah tak memperdulikan mu.", tetapi satu sisi lain dalam hatiku berkata " Dia masih memikirkanmu, dia masih menginginkan kehadiran mu dalam hidupnya. Kau hanya butuh untuk tetap sabar. Sabar menunggunya datang untuk mu dengan membawa sejuta mimpi dan harapan.". Aku tak tahu harus bagaimana, apa yang harus aku lakukan? Setiap aku menengadahkan tanganku, mendongakkan kepalaku dan aku meminta kepada Allah SWT "Lindungi dia ya Allah. Buatlah dia bahagia. Jangan Kau biarkan dia bersedih. Wujudkanlah mimpi-mimpinya dan katakan padanya kalau aku merindukannya". Aku tak mampu berbuat apapun, aku hanya bisa mengharapkan mu datang dalam mimpi indahku malam ini dan esok.

Sunday, March 25, 2012

I Miss you, Ibu :)

IBU

Kau adalah anugerah terindah yang Allah berikan untuk ku
Kau adalah orang teristimewa dalam hidupku
Kau bagaikan malaikat untuk ku, Ibu...

Ibu, ingatkah kau ketika aku masih kanak-kanak?
Ketika aku jatuh dan menangis, kau lah yang membangunkan ku, kau lah yang mengobati luka ku dan kaulah yang menghapus air mata ku...
Ketika hujan turun di malam hari dan aku merasa kedinginan, kau lah yang mendekap erat tubuh kecil ini dengan penuh kehangatan...
Ketika aku jatuh sakit, kau lah yang merawat ku dengan kasih sayang mu , kau rela mengorbankan tidur mu hanya untuk menjaga ku...
Ketika aku lapar, kau siapkan berbagai makanan untukku, makanan kesukaanku...
Ketika aku sepi, kau selalu hadir dengan senyum mu yang selalu bisa mendamaikan hati ku...
Ketika aku takut, kau lah yang selalu memegang bahu ku dan berkata "Jangan takut anak ku, ibu selalu ada disamping mu."

Kaulah cahaya hidup ku, Ibu...
Bukan obat yang menyembuhkan sakit ku, melainkan kasih sayang mu yang begitu tulus yang mampu menyembuhkan ku
Aku tanpa mu bagaikan burung tanpa sayap...
Bagai pohon tanpa daun...
Bagai kapal tanpa nahkoda...
Bagai berjalan hanya dengan satu kaki...
Bagai gitar tanpa senar...
Bagai pulpen tanpa tinta...
Dan bagai mobil tanpa roda...

Terimaksih Ibu atas segalanya yang kau berikan pada ku 
Aku merindukan mu (^_^)